Kamis, 01 Juli 2010

JEPANG (Japan / Nihon)

Dalam kesempatan ini saya akan mengulas sedikit tentang negeri Jepang, semoga dapat bermanfa’at bagi para pembaca, mohon kritik dan sarannya ya ^_^

PENGENALAN NEGERI JEPANG

Pernahkah kamu mendengar nama kota Hiroshima dan Nagasaki ? itulah dua kota di Jepang yang pernah dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat pada bulan Agustus 1945 dalam perang dunia ke II.Dan tentunya kamu sudah tahu Negara yang dijuluki negeri Sakura dan Matahari Terbit ? itulah Negara Jepang bunga Sakura adalah bunga khas Negara ini dan tidak ditemui di Negara lain.Yuk kita menggali sedikit tentang negeri ini.


I.I Bentang Alam

Luas wilayah : 377.801 Km2
Nama resmi : Nihon/Nippon
Ibu kota Negara : Tokyo
Bentuk pemerintahan : Kekaisaran (kerajaan konstitusional)
Kepala Negara : Kaisar
Kepala pemerintahan : Perdana Menteri
Lagu kebangsaan : Kimigayo (pemerintah kaisar kami)
Agama : Shinto,Buddha,Kristen.
Bahasa : Jepang
Mata uang : Yen

Jepang merupakan Negara kepulauan yg terdiri dari ribuan pulau kecil dan beberapa pulau besar. Diantara ratusan pulau yang tersebar,hanya empat buah yang termasuk besar,yaitu pulau Honshu,Shikoku,Kyushu,dan Hokkaido. Secara astronomis Negara ini terletak pada 37° LU - 47° LU dan 128° BT – 147° BT. Secara geografis,batas-batas wilayah Jepang adalah sebagai berikut :

a. sebelah utara berbatasan dengan Laut Okhotsk
b. sebelah timur berbatasan dengan Samudra Pasifik
c. sebelah selatan berbatasan dengan Laut Cina Timur
d. sebelah barat berbatasan dengan Laut Jepang

Jepang merupakan bagian dari sirkum Pasifik,sehingga di Negara ini banyak terdapat gunung api.Di Negara ini terdapat 192 gunung yang masih aktif dengan puncak tertingginya gunung Fuji (3.776 m).Bencana alam yang sering melanda Negara ini antara lain letusan gunung api,gempa bumi,tsunami,dan angina topan (taifun).

I.2 Iklim dan Keadaan Penduduk

Jepang memiliki iklim tropis – sedang dengan perubahan yang jelas. Empat musim yang terjadi di Negara ini adalah musim panas,dingin,salju,dan musim gugur. Curah hujan di Negara ini umumnya tinggi. Iklim di Negara ini juga di pengaruhi oleh adanya arus panas dan arus dingin, yaitu arus Kuroshio dan arus Oyashio. Akibat pertemuan kedua arus tersebut menyebabkan iklim di Negara ini tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin,selain itu juga menyebabkan perairan di Jepang banyak terdapat ikan.

Penduduk asli Jepang adalah bangsa “Ainu” dengan cirri-ciri fisiknya : kepala lonjong,tubuh berbulu,mata tidak sipit,dan rambut tidak kaku. Sebagian besar penduduk ini tinggal di Hokkaido. Tahun 2003, penduduknya mencapai 127,5 juta jiwa,dimana 77% penduduknya terkonsentrasi di perkotaan.

I.3 Kegiatan Ekonomi

Kegiatan perekonomian Jepang terbagi menjadi beberapa factor,yaitu :

1.Pertanian

Meskipun sector pertanian tidak menjadi andalan utama, namun pertanian di Jepang dilakukun secara intensif. Wilayah pertanian yang sempit hampir semuanya ditanami pangan seperti padi,sayuran,biji-bijian,buah-buahan,gula,kentang,tebu,ubi,dan kacang. Sebagian hasil pertanianya untuk keperluan domestik. Pertanian di Jepang meski memberikan penghasilan yang lumayan besar sekitar 2 juta yen perbulan, kini juga mengalami persoalan yang serius.Tidak banyak anak muda yang mau melanjutkan usaha pertanian orang tua nya.

Petani sekarang kebanyakan adalah para pensiunan yang kembali ke desanya. Sedangkan anak-anak mudanya lebih suka bekerja di sector modern di Tokyo atau kota-kota besar lainya.

2. Kehutanan

Hutan di Jepang sebagian besar terdapat di daerah pegunungan yang tak terjangkau. 27% nya dikerjakan secara komersil. Luas hutan seluruhnya 253.000 Km2 (67% dari seluruh wilayah daratan). Hasil hutan sebagian besar untuk industri konstruksi bangunan.

3. Perikanan

Pertamuan arus panas dan arus dingin di perairan Jepang menyebabkan Negara ini memiliki banyak ikan. Jenis ikan yang terkenal adalah ikan Bonito. Selain untuk kebutuhan domestik,ikan di Negara ini ini juga di ekspor ke Negara lain.

4. Pertambangan
Jepang merupakan Negara yang miskin akan sumber mineral, sehingga industrinya sangat tergantung bahan mentah dan bahan bakar import. Jenis barang yang terdapat di Jepang antara lain : batu bara,batu kapur,timah hitam,seng,dan mangan. Untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan industrinya Jepang mengimpor batu bara dari Amerika Serikat ,Australia,Rusia,Dan Afrika Selatan.Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan minyak bumi, Jepang mengimpor dari Iran, Kuwait, dan Arab Saudi. Untuk kebutuhan minyak dan gas alam Jepang mengimpor dari Malaysia, Indonesia, dan Thailand.

5. Industri

Jepang adalah Negara industri,karena 60% penduduknya bekerja di sector ini, Industri merupakan andalan utama dari perekonomian di Negara ini.

Faktor-faktor yang mendukung kemajuan industri Negara ini adalah :


  • Menggunakan batu bara putih / tenaga Hidro-elektris sebagai sumber tenaga yang mura
  • Susunan organisasi dan manajemen yang baik
  • Upah buruh yang relative murah (ukuran Jepang)
  • Industri berlangsung selama 24 jam dalam sehari

Selain itu di Jepang juga terdapat pusat-pusat industri berdasarkan hasil produksinya, misalnya

  • Industri berat di Yokohama,Kobe,Hiroshima, dan Nagasaki
  • Industri porselin dan sutra di Tokyo
  • Industri tekstil dan baja di Kobe,Osaka,Nagoya

Selain itu di Jepang juga terdapat pusat-pusat industri berdasarkan hasil produksinya, misalnya :
  • Industri berat di Yokohama,Kobe,Hiroshima, dan Nagasaki
  • Industri porselin dan sutra di Tokyo
  • Industri tekstil dan baja di Kobe,Osaka,Nagoya


Pendapatan perkapitanya telah mencapai 32.030 US $.Maka sangatlah layak bila Negara ini disebut sebagai Negara maju.

Beberapa hal yang patut di catat tentang Negara Jepang,antara lain :

  1. Jepang tumbuh menjadi Negara industri karena 60% penduduknya bekerja di sektor industri.
  2. Jepang merupakan contoh Negara di luar Dunia Barat yang paling berhasil melaksanakan modernisasi.
  3. Jepang memegang peranan penting dalam memajukan kawasan Asia Timur.
  4. Kehidupan tradisional dan modernisasi di Jepang berjalan serasi dan harmonis.


Kawasan Daerah

Jepang terdiri dari 47 prefektur. Berdasarkan keadaan geografis dan sejarahnya, 47 prefektur ini dapat dikelompokkan menjadi sembilan kawasan yaitu : Hokkaido, Tohoku, Kanto, Chubu, Kinki, Chugoku, Shikoku, Kyushu, dan Okinawa.

Setiap kawasan ini mempunyai dialek dan adat-istiadat sendiri, serta budaya yang unik. Misalnya, kawasan Kanto yang mencakup Tokyo, dan kawasan Kansai yang mencakup Osaka, amat kontras dalam segala hal, mulai dari citarasa makanan hingga gaya seni pertunjukan tradisional, sehingga orang senang membanding-bandingkannya.

Penduduk Jepang berjumlah 127 juta orang, menduduki tempat ke-9 di dunia dalam hal jumlah penduduk terbanyak di dunia. Karena jumlah penduduknya cukup banyak dibandingkan dengan luas daratannya, maka rata-rata kepadatan penduduknya cukup tinggi yaitu 342 orang per 1 km2. Angka ini jauh lebih besar daripada Amerika Serikat (29), dan Prancis (107), dan kurang-lebih sama dengan Belgia (333).

Daerah-daerah pegunungan meliputi lebih dari 70% dari daratan Jepang, sehingga kota-kota utama berpusat di tanah datar yang luasnya tidak sampai 30% dari daratan Jepang. Kota dengan penduduk lebih dari satu juta adalah : Sapporo di Hokkaido; Sendai di kawasan Tohoku; Saitama, Tokyo, dan Yokohama di kawasan Kanto; Nagoya di kawasan Chubu; Osaka, Kyoto, dan Kobe kawasan Kinki; Hiroshima di kawasan Chugoku; dan Fukuoka di Kyushu. Kiranya tidak perlu dikatakan lagi bahwa Tokyo sebagai ibukota merupakan pusat kegiatan Jepang. Kota-kota utama lainnya berperan sebagai pusat politik, ekonomi dan kebudayaan bagi kawasan yang bersangkutan.


SAPPORO

Sapporo adalah kota terbesar di Hokkaido. Berbeda dengan kota-kota utama di pulau Honshu, yang dibangun secara bertahap selama bertahun-tahun, Sapporo dikembangkan berdasarkan rancangan pada akhir abad ke-19; jalan-jalannya tersusun dengan pola teratur. Sapporo merupakan titik pangkal bagi para pelancong untuk menikmati keindahan alami Hokkaido pada musim panas dan untuk bermain ski serta snowboarding pada musim dingin. Foto ini menunjukkan dua lambang kota : Taman Odori dan Menara TV Sapporo. Setiap bulan Februari di taman ini berlangsung Festival Salju Sapporo.

TOKYO

Sebagai pusat politik Jepang sejak tahun 1603, Tokyo adalah ibu kota dan pusat ekonomi serta informasi. Di tengah-tengah kota terdapat Istana Kekaisaran yang dulu merupakan Puri Edo. Di sekitar Istana terdapat National Diet Building (Gedung Parlemen), kementerian-kementerian, dan distrik-distrik bisnis. Sekitar 30 juta orang, atau kurang lebih seperempat dari jumlah penduduk Jepang, tinggal di Metropolitan Tokyo dan sekitarnya. Foto ini menunjukkan gugusan gedung pencakar langit di Shinjuku.






NAGOYA

Nagoya adalah kota terbesar di kawasan Chubu. Daerah di seputar Nagoya merupakan pusat produksi mobil serta berbagai industri lainnya yang sangat berkembang. Puri Nagoya sebagai lambang kota, dibangun pada tahun 1612 oleh Tokugawa Ieyasu, shogun pertama dari pemerintahan Edo yang berkuasa di Jepang selama 270 tahun. Puri ini terkenal dengan dua patung shachihoko (makhluk laut imajiner) emas yang terpasang pada atapnya. Puri Nagoya hancur pada tahun 1945, kecuali beberapa menara kecil dan gerbangnya. Kemudian dibangun kembali pada tahun 1959, lengkap dengan shachihoko emas yang baru.




KYOTO

Dulu pernah menjadi ibu kota Jepang, yaitu pada akhir abad ke-8. Kyoto mempunyai sejarah lebih dari 1200 tahun dan dikenal dengan banyak kuil tua dan taman yang indah. Pada tahun 1994 UNESCO telah menunjuk 17 kuil Budhis, kuil Shinto, dan puri di kota Kyoto, Uji, dan Otsu sebagai situs Warisan Dunia.


OSAKA

Sejak didirikan pada abad ke-7, Osaka menjadi pangkalan bagi perdagangan dengan negara-negara lain. Osaka Raya adalah metropolis kedua terbesar di Jepang sesudah Tokyo Raya. Kota ini dikenal dengan makanan enak serta komedi. Pada tahun 1970 Osaka menjadi tuan rumah Eksposisi Dunia yang pertama di Asia. Pada tahun 1994 telah dibuka Bandar Udara Internasional Kansai di sebuah pulau buatan di Teluk Osaka dan kini menjadi sebuah gerbang utama ke Jepang bagi para pengunjung dari luar negeri.

HIROSHIMA

Pada tahun 1945 Hiroshima menjadi kota pertama di dunia yang pernah dijatuhi sebuah bom atom, namun Hiroshima berhasil pulih kembali dan menjadi salah satu kota utama Jepang. Di Miyajima, sebuah pulau dekat Hiroshima, terdapat Kuil Shinto Itsukushima di mana torii (gerbang depan kuil Shinto) terlihat menjulang dari laut ketika laut pasang. Kuil ini merupakan sebuah situs Warisan Dunia.


FUKUOKA

Kota terbesar di Kyushu ini secara geografis dekat dengan daratan Asia dan menjadi pusat pertukaran antara Jepang dan Asia. Festival Hakata Dontaku dan Hakata Gion Yamakasa, yang spektakuler, berlangsung di kota ini. Makanannya pun terkenal, seperti mizutaki (chicken hotpot) dan mie ramen. Salah satu daya tarik kota ini adalah warung makanan kaki lima yang berjejer di sepanjang tepi sungai.

NAHA

Naha adalah kota terbesar di Okinawa, yaitu prefektur yang terletak paling selatan dan paling barat di Jepang. Okinawa berada di sebelah barat-daya dari Kyushu, terdiri dari 160 pulau besar dan kecil. Karena berada di Zona Tropis, Okinawa memiliki alam yang amat indah dan cuacanya hangat. Samudera biru cerah yang mengelilingi Okinawa menjadikan kepulauan ini salah satu tempat terbaik di dunia untuk scuba diving dan berbagai rekreasi bahari lainnya


KEBUDAYAAN TRADISIONAL

Seni pertunjukan tradisional yang masih berjaya di Jepang dewasa ini adalah antara lain kabuki, noh, kyogen dan bunraku.

Kabuki
Kabuki adalah sebuah bentuk teater klasik yang mengalami evolusi pada awal abad ke-17. Ciri khasnya berupa irama kalimat demi kalimat yang diucapkan oleh para aktor, kostum yang super-mewah, make-up yang mencolok (kumadori), serta penggunaan peralatan mekanis untuk mencapai efek-efek khusus di panggung. Make-up menonjolkan sifat dan suasana hati tokoh yang dibawakan aktor. Kebanyakan lakon mengambil tema masa abad pertengahan atau zaman Edo, dan semua aktor, sekalipun yang memainkan peranan sebagai wanita, adalah pria.

Noh
Noh adalah bentuk teater musikal yang tertua di Jepang. Penceritaan tidak hanya dilakukan dengan dialog tapi juga dengan utai (nyanyian), hayashi (iringan musik), dan tari-tarian. Ciri khas lainnya adalah sang aktor utama yang berpakaian kostum sutera bersulam warna-warni, dan mengenakan topeng kayu berlapis lacquer. Topeng-topeng itu menggambarkan tokoh-tokoh seperti orang yang sudah tua, wanita muda atau tua, dewa, hantu, dan anak laki-laki.

Kyogen
Kyogen adalah sebuah bentuk teater klasik lelucon yang dipagelarkan dengan aksi dan dialog yang amat bergaya. Ditampilkan di sela-sela pagelaran noh, meski sekarang terkadang ditampilkan secara tunggal.

Bunraku
Bunraku, yang menjadi populer sekitar akhir abad ke-16, merupakan jenis teater boneka yang dimainkan dengan iringan nyanyian bercerita dan musik yang dimainkan dengan shamisen (alat musik petik berdawai tiga). Bunraku dikenal sebagai salah satu bentuk teater boneka yang paling halus di dunia.



Berbagai seni tradisional lainnya, seperti upacara minum teh dan ikebana (merangkai bunga), terus hidup sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang. Upacara minum teh (sado atau chado) adalah tata-cara yang diatur sangat halus dan teliti untuk menghidangkan dan minum teh hijau matcha (dalam bentuk bubuk). Ada hal yang lebih penting daripada ritual membuat dan menyajikan teh, karena upacara ini merupakan rangkaian seni yang mendalam yang membutuhkan pengetahuan yang luas dan kepekaan yang sangat halus. Sado juga menjajaki tujuan hidup dan mendorong timbulnya apresiasi terhadap alam.

Ikebana
Seni merangkai bunga Jepang (Ikebana), yang mengalami evolusi di Jepang selama tujuh abad, berasal dari sajian bunga Budhis di masa awalnya. Seni ini berbeda dengan penggunaan bunga yang murni bersifat dekoratif saja, karena setiap unsur dari sebuah karya ikebana dipilih secara sangat cermat termasuk bahan tanaman, wadah di mana ranting dan bunga akan ditempatkan, serta keterkaitan ranting-ranting dengan wadahnya dan ruang di sekitarnya.

Diet
Diet, yaitu parlemen nasional Jepang, adalah badan tertinggi dari kekuasaan negara, dan satu-satunya badan negara pembuat undang-undang dari negara. Diet terdiri dari Majelis Rendah dengan 480 kursi dan Majelis Tinggi dengan 242 kursi. Semua rakyat Jepang dapat memberikan suaranya dalam pemilihan setelah mencapai usia 20 tahun.


Bahasa

Ada tiga jenis huruf yang dipakai untuk menulis dalam bahasa Jepang. Bahasa Jepang sangat berbeda dengan bahasa China, namun huruf-huruf yang dipergunakan untuk menuliskan bahasa Jepang semula berasal dari China di mana konon dikatakan telah diciptakan ribuan tahun yang lalu. Huruf-huruf tersebut disebut kanji, bermula dari gambar benda. Dengan berlalunya waktu, gambar-gambar itu berubah, dan kebanyakan kanji tidak lagi terlihat sebagaimana bendanya semula; kini menjadi kata atau bagian dari kata. Ada sekitar 2000 kanji yang umum dipakai. Anak-anak mempelajari 1006 kanji di sekolah dasar dan 939 kanji lagi di sekolah menengah pertama

Selain huruf kanji, orang Jepang juga menggunakan dua perangkat huruf fonetik, yaitu hiragana dan katakana, keduanya dikembangkan dari kanji. Tiap perangkat terdiri dari 46 huruf, yang merupakan suku-kata (biasanya berupa satu konsonan dan satu vokal, seperti "ka"). Dengan tambahan titik-titik khusus pada huruf tertentu, terjadi perubahan bunyi sehingga huruf-huruf ini dapat mengungkapkan semua bunyi dari bahasa Jepang modern. Hiragana dipakai bersama dengan kanji untuk menuliskan kalimat Jepang umum. Katakana dipakai untuk menuliskan kata-kata serapan dari bahasa lain, nama orang dan tempat non-Jepang, bunyi, dan suara hewan.

Ada banyak dialek lokal dalam bahasa Jepang, disebut hougen. Untuk menunjukkan benda-benda yang sama, ada berbagai kata dialek yang berbeda-beda. Juga ada macam-macam variasi dalam logat dan intonasi, serta dalam akhiran pada kata kerja dan kata sifat. Meskipun demikian, orang-orang dari berbagai daerah dapat berkomunikasi dengan mudah karena menggunakan bahasa Jepang lisan standar yang sudah diterima secara luas.


Bendera Nasional dan Lagu Kebangsaan


Bendera nasional Jepang disebut Hinomaru. Mulai dipakai sebagai bendera nasional pada akhir abad ke-19. Bendera ini menggambarkan matahari sebagai lingkaran merah berlatar belakang putih.

Lirik (kata-kata) dari lagu kebangsaan Jepang, "Kimigayo", berasal dari sebuah puisi bersuku-kata 31, yang disebut waka, digubah pada abad ke-10. "Kimigayo" menjadi bentuknya yang sekarang pada paruh akhir abad ke-19 ketika ditambahkan melodinya. Kata-kata lagu ini merupakan doa bagi perdamaian dan kemakmuran abadi di Jepang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar