Pegaga / antanan / Centella Asiatica
Pegaga atau nama saintifiknya Centella asiatica kini bukan saja dijadikan lalapan yang dimakan dengan sambal terasi (kata orang jawa) tetapi menjadi rebutan saintis perobatan dan kosmetik antarabangsa. Tumbuhan hijau yang tumbuh melata / merambat ini dikatakan mengandung sejenis enzim yang bernilai tinggi “ tetripenoids ” yang menjadi bahan dasar dalam pembuatan kosmetik kecantikan kulit dan ramuan penting untuk dicampur dengan herba tertentu untuk mengobati penyakit barah. Ia juga diproses untuk dijadikan minuman kesehatan atau tonik untuk menyegarkan badan selain peransang pemulihan. Tumbuhan ini hidup liar dipadang rumput, tepi selokan, sawah atau ditanam sebagai penutup tanah, sebagai tanaman sayur, merayap menutupi tanah, daun warna hijau berbentuk seperti kipas ginjal. Hidup ditanah yg agak lembab, cukup sinar matahari atau agak terlindung. Dapat ditemukan didataran rendah sampai daerah dgn ketinggian 2.5 m dpl. Tumbuhan ini mempunyai kandungan senyawa Triterpenoid, saponin, Hydrocotyline & Vellarine, dan kandungan kimia Asam Asiatat, B-Karioneta, B-Kariofilen, B-Elemena, B-Farnesen, B-Sitosterol, Brahminosida, Asam Brahmat, Brahmosida, Asam Sentelat, Asam Sentolat, Asam Elaiodat, Iso-Tankunisida.
Dengan keistimewaannya, pucuk pegaga kini dilihat sebagai tumbuhan komersil . kajian secara saintifik menunjukkan pucuk pegaga mempunyai enzim tetripenoid untuk dijadikan obat anti kanker. Obat ini berguna juga untuk penurun panas, re-vitalisasi tubuh & pembuluh darah, memperkuat struktur jaringan tubuh, radang hati disertai kuning. Pegagan bersifat menyejukkan/mendinginkan, menambah tenaga & menimbulkan selera makan. Digunakan untuk memperlancar aliran darah ke otak (makanan otak), sehingga tajam berfikir & meningkatkan saraf memory otak. Daunnya berguna untuk Re-Vitalisasi sel & pembuluh darah, anti-infeksi, anti-bakteri, menurunkan panas & demam, diuretic, pembengkakan hati, meningkatkan kesuburan wanita, mengurangi gejala asma, mengobati hipotensi. Herba berguna untuk penyembuhan Radang hati disertai kuning, campak, demam, sakit tenggorokan, asma, bronchitis, radang pleura, radang mata merah, keputihan, infeksi, batu saluran kencing, tekanan darah tinggi/hipertensi, rheumatism, pendarahan (muntah darah, batuk darah, mimisan, kencing darah), wasir, sakit perut, disentri, cacingan, tdk nafsu makan, lepra, TBC, keracunan makanan (jengkol, udang, kepiting), keracunan bhn kimia/obat2an.
Buah Merah
Buah merah merupakan buah yang berasal dari papua, Buah merah mengandung tokoferol yang dapat mengencerkan darah dan memperlancar sirkulasi darah sehingga kandungan oksigen dalam darah menjadi normal dan memperbaiki kerja pancreas. Buah merah kaya akan kalsium sehingga dapat mencegah dan mengobati osteoporosis. Dalam 100 gram buah merah segar terkandung 54.000 miligram kalsium.
Pegaga atau nama saintifiknya Centella asiatica kini bukan saja dijadikan lalapan yang dimakan dengan sambal terasi (kata orang jawa) tetapi menjadi rebutan saintis perobatan dan kosmetik antarabangsa. Tumbuhan hijau yang tumbuh melata / merambat ini dikatakan mengandung sejenis enzim yang bernilai tinggi “ tetripenoids ” yang menjadi bahan dasar dalam pembuatan kosmetik kecantikan kulit dan ramuan penting untuk dicampur dengan herba tertentu untuk mengobati penyakit barah. Ia juga diproses untuk dijadikan minuman kesehatan atau tonik untuk menyegarkan badan selain peransang pemulihan. Tumbuhan ini hidup liar dipadang rumput, tepi selokan, sawah atau ditanam sebagai penutup tanah, sebagai tanaman sayur, merayap menutupi tanah, daun warna hijau berbentuk seperti kipas ginjal. Hidup ditanah yg agak lembab, cukup sinar matahari atau agak terlindung. Dapat ditemukan didataran rendah sampai daerah dgn ketinggian 2.5 m dpl. Tumbuhan ini mempunyai kandungan senyawa Triterpenoid, saponin, Hydrocotyline & Vellarine, dan kandungan kimia Asam Asiatat, B-Karioneta, B-Kariofilen, B-Elemena, B-Farnesen, B-Sitosterol, Brahminosida, Asam Brahmat, Brahmosida, Asam Sentelat, Asam Sentolat, Asam Elaiodat, Iso-Tankunisida.Dengan keistimewaannya, pucuk pegaga kini dilihat sebagai tumbuhan komersil . kajian secara saintifik menunjukkan pucuk pegaga mempunyai enzim tetripenoid untuk dijadikan obat anti kanker. Obat ini berguna juga untuk penurun panas, re-vitalisasi tubuh & pembuluh darah, memperkuat struktur jaringan tubuh, radang hati disertai kuning. Pegagan bersifat menyejukkan/mendinginkan, menambah tenaga & menimbulkan selera makan. Digunakan untuk memperlancar aliran darah ke otak (makanan otak), sehingga tajam berfikir & meningkatkan saraf memory otak. Daunnya berguna untuk Re-Vitalisasi sel & pembuluh darah, anti-infeksi, anti-bakteri, menurunkan panas & demam, diuretic, pembengkakan hati, meningkatkan kesuburan wanita, mengurangi gejala asma, mengobati hipotensi. Herba berguna untuk penyembuhan Radang hati disertai kuning, campak, demam, sakit tenggorokan, asma, bronchitis, radang pleura, radang mata merah, keputihan, infeksi, batu saluran kencing, tekanan darah tinggi/hipertensi, rheumatism, pendarahan (muntah darah, batuk darah, mimisan, kencing darah), wasir, sakit perut, disentri, cacingan, tdk nafsu makan, lepra, TBC, keracunan makanan (jengkol, udang, kepiting), keracunan bhn kimia/obat2an.
Buah Merah
Buah merah merupakan buah yang berasal dari papua, Buah merah mengandung tokoferol yang dapat mengencerkan darah dan memperlancar sirkulasi darah sehingga kandungan oksigen dalam darah menjadi normal dan memperbaiki kerja pancreas. Buah merah kaya akan kalsium sehingga dapat mencegah dan mengobati osteoporosis. Dalam 100 gram buah merah segar terkandung 54.000 miligram kalsium.
Kandungan betakaroten yang tinggi dalam buah merah dapat mengatasi banyak jenis penyakit mata yang disebabkan kekurangan vitamin A. Betakaroten diserap oleh tubuh dan diolah menjadi vitamin A. Kandungan omega 3 dan omega 6 dalam buah merah dapat merangsang daya kerja otak dan meningkatkan kecerdasan. Oleh karena itu buah merah cocok untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Buah merah juga dapat mengobati kanker karena kandungan tokoferolnya sangat tinggi, yaitu mencapai 11.000 ppm dan betakarotennya mencapai 7.000 ppm. Kedua senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mencegah pembiakan sel-sel kanker. Buah merah memiliki banyak manfaat jenis-jenis penyakit yang dapat diobati oleh buah merah antara lain : AIDS, Kanker, Tumor, Stroke, darah tinggi, asam urat, diabetes melitus, osteoporosis, gangguan mata, dan meningkatkan kecerdasan.Jambu Monyet / Anacardium Occidentale, Linn.
Tanaman obat ini banyak ditanam dan dijumpai di Indonesia. Ciri tumbuhan ini bunga berwarna putih, bagian buahnya yang membesar, berdaging lunak, berair, dan berwarna kuning kemerah-merahan adalah buah semu, dan itu bukan buah sebenarnya, itu merupakan tangkai buah yang membesar. Buah jambu monyet yang sebenarnya adalah yang biasa orang sebut dengan Mete, yaitu buah batu yang berbentuk ginjal dengan kulit keras dan bijinya berkeping dua oleh kulit yang mengandung getah. Sebagian orang hanya menduga buah ini hanya berguna untuk dikonsumsi saja, namun lebih dari itu tanaman ini bisa digunakan sebagai alternatif pengobatan tradisional yaitu penyakit Diabetes Melinus, Disentri, dan radang mulut.
Tanaman obat ini banyak ditanam dan dijumpai di Indonesia. Ciri tumbuhan ini bunga berwarna putih, bagian buahnya yang membesar, berdaging lunak, berair, dan berwarna kuning kemerah-merahan adalah buah semu, dan itu bukan buah sebenarnya, itu merupakan tangkai buah yang membesar. Buah jambu monyet yang sebenarnya adalah yang biasa orang sebut dengan Mete, yaitu buah batu yang berbentuk ginjal dengan kulit keras dan bijinya berkeping dua oleh kulit yang mengandung getah. Sebagian orang hanya menduga buah ini hanya berguna untuk dikonsumsi saja, namun lebih dari itu tanaman ini bisa digunakan sebagai alternatif pengobatan tradisional yaitu penyakit Diabetes Melinus, Disentri, dan radang mulut.Ketimun / cucumis sativus L.
Ketimun sudah sangat tidak asing, tanaman ini terlihat seperti biasa-biasa saja namun memiliki banyak khasiat untuk dijadikan pengobatan alternatif. Selama ini ketimun hanya digunakan sebagai bahan pelengkap makanan. Namun lebih dari itu tumbuhan obat ini layak dijadikan sebagai pengobatan alternatif. Buahnya bias digunakan sebagai pengobatan tekanan darah tinggi, sariawan, demam, jerawat, dan membersihkan ginjal. Sedangkan bijinya digunakan untuk pengobatan cacingan.Mengkudu / Noni

Buah Mengkudu atau Noni memiliki khasiat untuk meningkatkan vitalitas Tubuh, menurunkan gula darah & tekanan darah, anti-septik, anti radang, penyembuhan liver, dan stroke.
Kunyit / Curcuma Longa
Memiliki kandungan senyawa Minyak Atsiri, Curcumin, turmeron & Zingiberen yang berfungsi sebagai anti-bakteri, anti-oksidan & anti-inflamasi (anti-radang). Selain sebagai penurun panas, campuran ini juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya (warnanya pranye).Sambiloto / Andrographis Paniculata
Seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan yaitu daun dan batang. Kandungan senyawa yang terkandung dalam sambiloto yaitu Andrografolid Lactones (zat pahit), diterpene, glucosides dan flavonoid yang dapat menurunkan panas, mineral (K, Ca, Na) kemudian Andrografolid untuk menurunkan gula darah. Penelitian di Thailand menemukan bahwa 6 gr sambiloto sama efektifnya dengan parasetamol. Sambiloto berkhasiat mengatasi kencing-manis, meningkatkan kekebalan tubuh, atasi hepatitis, disentri, flu, demam, radang amandel, radang ginjal, paru, bronchitis, atasi kanker, TBC, hypertensi, kusta, keracunan, kencing nanah, dan kencing manis.Temulawak / Curcuma Xanthorhiza Roxb
Tumbuh liar dihutan jati dan padang alang-alang, biasa terdapat ditempat terbuka yang terkena sinar matahari dan tumbuh didataran rendah sampai dataran tinggi. Hasil maximal baiknya ditanam pada ketinggian 200-600 m dpl.
Penampilan mirip temu putih, hanya warna bunga & rimpangnya berbeda. Bunga temulawak berwarna putih kuning atau kuning muda, sedangkan temu-putih berwarna putih dengan tepi merah. Rimpang temulawak berwarna jingga kecoklatan, sedangkan rimpang bagian dalam temu-putih berwarna kuning muda. Temulawak memiliki zat aktif Germacrene, Xanthor-rhizol, Alpha-Betha-Curcumena, dll.Manfaat dari temulawak yaitu sebagai anti-inflamasi (anti-radang), anti-biotik, meningkatkan produksi dan sekresi empedu, segarkan badan. Sejak dulu digunakan sebagai obat penurun panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. Kegunaan temulawak menurunkan kolesterol, panas badan, sakit kuning, radang ginjal, radang kronis, kandung empedu, mencegah peny. Hati, menghilangkan rasa nyeri, menyegarkan badan, perut kembung, sembelit, diare, mengurangi rasa nyeri sendi, pegal linu, rematik, menambah ASI, memulihkan kesehatan stl melahirkan, haid tdk lancer, wasir, tonikum dan anti-bakteri.
Temu Putih / Curcuma Zedoaria
Temu Putih tumbuh ditanah yang gembur, subur, mengandung bahan organic yang tinggi, dan drainase yg baik. Temu putih dapat tumbuh pada ketinggian 250-1000 m dpl. Kandungan Kimia atau Zat-zat kimia yang terkandung dalam Temu Putih Ribosome Inacting Protein (RIP), Zat Anti-oksidan. Berfungsi atau mengatasi nyeri waktu haid, tidak datang haid, pembersih darah setelah melahirkan, memulihkan gangguan pencernaan makanan, sakit perut, rasa penuh dan sakit didada, limpa, anti-kanker, atasi kista, dan masalah pada perut.Bawang Putih / Garlic / Allium Sativum
Terbuat dari siung bawang-putih pilihan menjadi serbuk kering bawang-putih. Bawang putih berkhasiat menurunkan kadar lemak darah sehingga mengurangi resiko penyakit jantung, menurunkan hypertensi, meningkatkan daya tahan tubuh, menormalkan sirkulasi dan kolesterol darah, menormalkan penglihatan rabun dekat, memperbaiki sistem pencernaan, mengurangi gejala rematik, mengatasi kesemutan, de-toxifikasi racun dan efektif sebagai anti-biotik, anti-bakteri, anti-jamur dan keputihan. Bawang putih tidak dianjurkan untuk orang yang mengalami darah rendah dan pasien alergi terhadap bawang putih dan juga yang memiliki penyakit tukak lambung. Bawang putih juga memiliki efek samping diantaranya gangguan lambung. Celery / daun Seledri / Apium Graviolen L.
Daun dan batang seledri paling banyak menyimpan kandungan aktif yang berkhasiat. Akar seledri dihindari karna terdapat racun. Kandungan Kimia yang terdapat pada daun seledri adalah glikosida, Apiin, Isoquersetin, Umbilliferon, Mannite, Inosite, Asparagin, Glutamin, Cholin, Linamaros, Pro-vitamin A, Vit-B, dan Vit-C. Pada daun terdapat kandungan Minyak Atsiri, protein, Kalsium, dan garam fosfat. Manfaatnya meringankan gejala hypertensi ringan, normalkan kadar asam urat dalam darah, mengurangi rasa sakit pada sendi akibat asam-urat, lancarkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, menormalkan gula darah, menjaga kesehatan jantung, tulang, sendi dan mengatasi infeksi saluran kencing dan menetralisir efek degeneratif dan radikal bebas. Bagi penderita darah rendah (anemia) tidak disarankan untuk memakan daun seledri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar